Tuesday, August 25, 2015

Antara Bisnis yang Sukses dan Jadwal Shalat, Apa Hubungannya?

Sebagian besar dari kita seringkali berpikiran bahwa bisnis adalah urusan bagaimana cara kita bekerja, dan bagaimana cara kita berusaha. Tidak ada hubungannya dengan shalat, tidak ada kaitannya dengan hubungan dengan orangtua, tidak ada keterkaitannya dengan shaleh atau engga. Mungkin ada, tapi rasa-rasanya kurang masuk di akal.

Kali ini saya akan menceritakan sebuah kisah tentang seseorang yang mengalami langsung bagaimana keteraturan shalat bekerja pada kesuksesan bisnis kita. Saran saya kalau masih penasaran, langsung dipraktekkan sendiri. konkret!

Here is the story...


Pada suatu hari di awal-awal saat memulai bisnis dulu, saya ketemu masalah seperti ini: saya janjian dengan 3 orang di Jakarta. Saat itu posisi saya di Jogja tanpa banyak kenalan di Jakarta dan cekak banget dananya. Begini jadualnya: Pak A janji ketemu hari Senin siang, Pak B hari Rabu pagi dan Bu C di hari Jumat sore. Jika saya mau gampang, saya harus berangkat naik kereta Minggu malam dan menginap di Jakarta 5 hari dan pulang Jumat malam. Sayanya yang bingung: nginep dimana, biaya makannya dimana? Duh ribet, padahal janjiannya udah di-arrange lama dan posisi orang yang mau saya temui itu Boss-boss semua untuk penawaran kerjaan promosi. Saya harus mengikuti jadual mereka, saya tak kuasa menentukan jadual karena saya yang butuh.

Pusinglah saya memikirkan jadual yang mustahil itu. Sampai seminggu menjelang harinya, saya ketemu seorang teman,yang ilmu agamanya lumayan. Karena belum menemukan solusi, saya pun curhat padanya. Teman saya mengangguk-angguk lalu bertanya,"Jadual sholatmu gimana?"

"Jadual sholat? Apa hubungannya?" saya keheranan.

"Sholat subuh jam berapa?" tanpa menjawab pertanyaan saya, dia meneruskan pertanyaannya.

" Errr... Jam setengah enam, jam enam. Sebangunnya lah.. Kenapa," jawab saya.

" Sholat dhuhur jam berapa?"

"Dhuhur? Jadual sholat dhuhur ya jam 12 lah..." jawab saya.

"Bukan, jadual sholat dhuhurmu jam berapa?" ia terus mendesak.

" Oooh, jam dua kadang setengah tiga biar langsung Asar. Eh, tapi apa hubungannya dengan masalahku tadi?" saya makin heran.

Temen saya tersenyum dan berkata,"Pantas jadual hidupmu berantakan."

"Lhooo.. kok? Apa hubungannya?" saya tambah bingung.

"Kamu bener mau beresin masalahmu minggu depan ke Jakarta?" tanyanya lagi.

"Lha iya, makanya saya tadi cerita...," saya menyahut.

"Beresin dulu jadual sholat wajibmu. Jangan terlambat sholat, jangan ditunda-tunda, klo bisa jamaah," jawabnya.

"Kok.. hubungannya apa?" saya makin penasaran.

"Kerjain aja dulu kalo mau. Enggak juga gak papa, yang punya masalah kan bukan aku...," jawabnya.


Saya pun pamit, jawabannya tak memuaskan hati saya. Joko sembung naik ojek, pikir saya. Gak nyambung, Jek. Saya pun mencari cara lain sambil mengumpulkan uang saku buat berangkat yang emang mepet. Tapi sehari itu rasanya buntu, buntu banget. Sampai saya berfikir, ok deh saya coba sarannya. Toh gak ada resiko apa-apa. Tapi ternyata beratnya minta ampun, sholat tepat waktu berat jika kita terbiasa malas-malasan, mengakhirkan pelaksanaannya. Tapi udahlah, tinggal enam hari ini.

Dua hari berjalan, tak terjadi apa-apa. Makin yakin saya bahwa saran teman saya itu tidak berguna. Tapi pada hari ketiga, hp berdering. Dari asisten Pak A,"Mas, mohon maaf sebelumnya. Tapi Pak A belum bisa ketemu hari Senin besok,. Ada rapat mendadak dengan direksi. Saya belum tahu kapan bisa ketemunya, nanti saya kabari lagi."

Di ujung telepon saya ternganga, bukannya jadual saya makin teratur ini malah ada kemungkinan di-cancel. Makin jauh logika saya menemukan solusinya, tapi apa daya. Karena bingung, saya pun terus melanjutkan sholat saya sesuai jadualnya.

Di hari berikutnya, hp saya berdering kembali. Dari sekretaris Pak B,"Mas, semoga belum beli tiket ya? Pak B ternyata ada hjadual general check up Rabu depan jadinya gak bisa ketemu. Tadi Bapak nanya bisa nggak ketemu Jumat aja, jamnya ngikut Mas."

Yang ini saya bener-bener terkejut. Jumat? Kan bareng harinya ama Bu C? Saya pun menyahut,"O iya, tidak apa-apa Pak. Jumat pagi gitu, jam 9 bisa ya?"

Dari seberang sana dia menjawab,"OK Mas, nanti saya sampaikan."

Syeep, batin saya berteriak senang. Belum hilang rasa kaget saya, hp saya berbunyi lagi. Sebuah sms masuk, bunyinya: Mas, Pak A minta ketemuannya hari Jumat setelah Jumatan. Jam 13.30. Diusahakan ya Mas, tidak lama kok. 1 jam cukup.

Saya makin heran! Tanpa campur tangan saya sama sekali, itu jadual menyusun dirinya sendiri. Jadilah saya berangkat Kamis malam, ketemu 3 orang di hari Jumat dan Jumat malem bisa balik ke Jogja tanpa menginap!

Saya sujud sesujud-sujudnya. Keajaiban model begini takkan bisa didapatkan dari Seven Habits-nya Stephen Covey, tidak juga dari Eight Habbits. Hanya Allah yang kuasa mengatur segala sesuatu dari arsy-Nya sana.

Sampai saya meyakin satu hal yang sampai sekarang saya usahakan terus jalani: Dahulukan jadual waktumu untuk Tuhan maka Tuhan akan mengatur jadual hidupmu sebaik-baiknya.

Karena saya muslim, saya coba konfirmasikan ini ke beberapa teman non muslim dan mereka menyetujuinya. Jika dalam hidup ini kita mengutamakan Tuhan, maka Tuhan akan menjaga betul hidup kita. Tuhan itu mengikuti perlakuan kita kepadanya, makin disiplin kita menyambut-Nya, makin bereslah jadual hidup kita.

Jadi, kunci sukses bisnis ke-3 yang saya bisa share ke teman-teman: Sholatlah tepat waktu, usahakan jamaah. Jika mau lebih top, tambahin sholat sunnahnya: qobliyah, bakdiyah, tahajjud, dhuha, semampunya.

Silakan dipraktekkan, Insya Allah jadual kehidupan kita (baik bisnis, keluarga maupun personal) akan nyaman dijalani. Sampai hari ini, saya belum pernah berdoa lagi untuk menambah 24 jam sehari menjadi lebih banyak jamnya. 24 jam sehari itu sudah cukup, jika kita tak hanya mengandalkan logika untuk mengaturnya. Tak kemrungsung, tak buru-buru tapi tanggung jawab terjalani dengan baik.

Jika suatu hari saya menemukan jadual saya kembali berantakan, banyak tabrakan waktunya atau tidak jelas karena menunggu konfirmasi terlalu lama: segera saya cek jadual sholat saya. Pasti disitulah masalahnya dan saya harus segera beresin sehingga jadual saya akan teratur lagi sebaik-baiknya. Seperti teman-teman sekalian, istiqomah alias konsisten menjalankan ini tentu banyak godaannya. Tapi kalo gak pake godaan, pasti semua orang akan sukses dong. Jadi emang mesti tough, kuat menjalaninya, jangan malas, jangan cengeng.

Belajar konkret di Kampus Bisnis Umar Usman

1 comment:

  1. PENGAKUAN TULUS DARI SAYA DASWATI KERJA DI MALAYSIA

    Assalamualaikum.wr.wb. Kami ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang Pembantu rumah tangga di MALAYSIA yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun, merantau itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan AKY .dan katanya bisa membantu orang Lewat nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di malaysia :akhirnya saya coba untuk menhubungi.AKY SANTADEWA dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor 4D, dan nomor yg diberikan AKY meman betul2 terbukti tembus 100% dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKY: kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKY sekali lagi makasih yaa AKY dan bagi teman2 yg KESULITAN DALAM KEUANGAN

    APAKA ANDA TERMASUK DALAM KATEGORI DI BAWAH INI

    1/" Dikejar-kejar hutang

    2" Selaluh kalah dalam bermain togel

    3" Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel

    4" Anda udah kemana2 tapi tidak menghasilkan

    5" Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya tapi tidak ada satupun yang berhasil. Solusi yang tepat jangan anda putus asah..

    AKY SANTADEWA.akan membantu anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB..
    angka GHOIB:SINGAPURA
    angka GHOIB:HONGKONG
    angka GHOIB:MALAYSIA
    angka GHOIB:TOTO MAGNUM 4D.6D.8D
    angka GHOIB:LAOS
    angka GHOIB:SIDNEY
    angka GHOIB:CAMBODIA
    angka GHOIB:CHINA
    angka GHOIB:KOREA
    angka GHOIB:TOTO KUDA
    angka GHOIB:ARAB SAUDI
    angka GHOIB:BRUNEI DARUSSALAM
    angka GHOIB:TAIWAN
    angka GHOIB:THAILAND
    bila butuh bantuan hubungi saja.BELIAU :( 0852-8315-2944 ] http://akisantadewa.blogspot.com
    KARNA RASA HATI YANG GEMBIRA NAMA BELIAU SAYA CANTUNKAN DI INTERNET DAN NO HP AKY

    ReplyDelete